DELI SERDANG | Dikonews
Letak pemukiman yang berada di tengah perkebunan sawit PT Lonsum,
mengakibatkan sepuluh kepala keluarga di desa Naga Timbul, kecamatan
Tanjung Morawa, Deli Serdang, tidak dapat menikmati listrik PLN selama
lebih dari 20 tahun. Namun seorang warga bernama Hasim (23), berhasil
mempelopori penggunaan generator listrik yang berbahan bakar gas
elpiji. Generator listrik berbahan bakar gas elpiji yang diciptakan
Hasim, merupakan modifikasi dari generator listrik berbahan bakar
premium yang banyak dijual di pasaran. Adapun bahan yang diperlukan
untuk membuat generator listrik berbahan bakar gas elpiji ini, Hasim
hanya membutuhkan satu unit generator listrik portabel berbahan bakar
premium, tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram, regulator dan selang
yang dilengkapi dengan keran. Hasim tidak menggunakan alat konverter
untuk generator listrik berbahan bakar elpiji tersebut. Lulusan teknik
mesin dari Institut Teknologi Medan ini, hanya melakukan sedikit
perubahan di bagian karburator mesin generator sehingga mesin dapat
menyala, walau menggunakan gas elpiji. Hasim mengaku penggunaan gas
elpiji sebagai bahan bakar generator dapat menghemat pengeluaran
pembelian bahan bakar sebesar lima puluh persen. “Jika menggunakan
premium bisa menghabiskan biaya tiga ratus ribu rupiah perbulan, namun
dengan gas elpiji pengeluaran hanya seratus lima puluh ribu perbulan”,
ungkap Hasim



0 komentar:
Posting Komentar